Cara Untuk Bebas Dari Pikiran Negatif

Being able to flee from all stupid things that let you down is a blessing ~Mahfuzh tnt
[tweet this!]
Cara Untuk Bebas Dari Pikiran Negatif

Seringkali kita sudah berusaha untuk menikmati hari yang menyenangkan, mengawali hari dengan postive thinking dan berusaha melakukan aktivitas menyenangkan.  Tetapi kemudian di pertengahan hari, seseorang datang dan membuatmu merasa kecewa.

Banyak sekali orang di sekitar kita yang sangat kurang kerjaan sehingga mencoba mencampuri, mengatur bahkan merusak kehidupan kita. Mereka tak punya visi hidup yang akan dicapai, sehingga hanya akan merusak visi hidup orang lain.

Ada saja orang yang membenci kita di Facebook, di twitter atau di kelas, di kehidupan nyata. Orang-orang ini berada di sekitar, terus memberikan pemikiran negatif-nya dan berusaha mengerdilkan mental kita.
Your worst enemy can't harm you as much as your unguarded thought ~Old Buddha [tweet this!]
Kenyataan jika kamu gagal karena pikiran negatifmu, tidak bisa disalahkan kepada orang lain. Pun menyalahkan orang lain takkan mengubah keadaan.

Jika saja kita tidak memiliki filter, maka semua pemikiran negatif dari orang lain akan mempengaruhi kehidupan kita. Tetapi untungnya pikiran kita bisa memilih pendapat-pendapat yang masuk, kita tanggapi sebagai masukan yang bermanfaat, atau abaikan.

Kenyataanya banyak orang terpengaruhi pikiran dan perasaanya menjadi negatif hanya karena pendapat orang lain. Pendapat teman di FB, dari twitter, membaca artikel blog, dan yang paling banyak ialah membaca berita di internet.

Percaya atau tidak, setelah melakukan studi kasus singkat, aku melihat fenomena sosial media, lebih suka membagikan 'ancaman' daripada hal-hal baik dan positif. Dari beberapa postingan yang viral (di share banyak orang) kebanyakan ialah informasi yang dimulai dengan kata "Bahaya"

Walaupun terasa bermanfaat, tetapi memulai pagi dengan ancaman kata "Bahaya" ini adalah hal yang buruk. Belum lagi kebanyakan informasi ini masih samar-samar atau bahkan HOAX.


Mengetahui bahaya dari pikiran negatif ini, maka tiga hal ini yang harus dilakukan:

1. Cuek pada Pendapat Negatif yang Datang

Aku termasuk orang yang cuek. Entah sejak kapan aku memiliki sifat ini. Tapi setiap kali ada orang yang merendahkan pendapat atau pun karayaku, aku tidak ambil pusing.

Sifat ini sangat menguntungkan buatku. Dengan meninggalkan dan melupakan berbagai masalah itu, aku punya banyak waktu luang untuk mengurusi hal-hal lain yang lebih penting dan bermanfaat.

Ada banyak orang yang ketika berkarya, sibuk sekali dengan pendapat orang lain. Ia haus akan komentar dari orang lain.

Menulis satu tulisan, kemudian ingin semua orang harus berkomentar tentang tulisannya. Kemudian ketika ada komentar yang tidak menyenangkan muncul, ia akan mendebat, melawan, dan memberikan justifikasi.

Buat apa?

Ketika membuat satu karya, kemudian karya kita terpublish di media umum maka dua hal yang pasti, semua orang boleh mengomentari karya kita dan semua orang bisa mejatuhkannya. Daripada disibukkan oleh keduanya, lebih baik mulailah membuat karya baru.

Sehingga ketika orang lain sudah capek berkomentar negatif dan menjatuhkan karya pertamamu, umumkan karya kedua, itu kemenangan yang lebih telak daripada melakukan perdebatan dengannya.

Bagiku ini sangat mudah, tetapi aku sadar betul kalau ini tidak semudah itu, terutama wanita, sering sekali terprovokasi. Aku merasa ini mudah karena sudah terbiasa, sudah terlatih untuk cuek di beragam kondisi. Maka kalian biasakanlah. .

Untuk beberapa orang, perlu usaha lebih. Walaupun begitu ini dapat dilatih, dapat diusahakan. Latihlah untuk mengontrol pikiranmu, melewatkan pikiran sampah yang harus dibuang.

2. Terima Sebagai Masukan

Adalah hal yang wajar untuk mendengarkan pendapat dan komentar orang lain, yang tak wajar ialah menelannya mentah-mentah tanpa disaring.

Seperti pada tulisan-tulisanku sebelumnya. Kita punya kebebasan penuh untuk memilih pendapat apa yang pantas kita terima, maka gunakanlah kebebasan itu untuk memilih pendapat yang membangun.

Walaupun sepertinya mudah tetapi point kedua ini sedikit lebih sulit dibandingkan dengan point pertama. Menerima masukan orang lain, tidak semuda melakukan perintah boss.

Mendengarkan perintah boss kemudian melakukannya, itu sangat mudah, bahkan anak kecilpun mengerjakannya. Sekarang bagaimana dengan mendengarkan saran dari orang lain?

Sebelum mengerjakannya, kita harus menimbang apakah benar perlu dilakukan? atau tidak? Ini perlu sebuah pemikiran yang lebih dewasa.

3. Isi Dengan Pikiran Positif

Point ketiga ini hanya bisa kamu lakukan jika kamu mampu sudah mempraktekkan point pertama, cuek.

Mengisi sebuah ember berisi lumpur dengan air bersih tidak akan menghasilkan apa-apa.
Air bersih akan menjadi keruh dan sia-sia. Untuk mengisi ember dengan air bersih, kita harus mengosongkannya. Membuang sampah dan lumpur yang mengendap di dalamnya.

Pun dalam mengisi pikiran, kita harus merelakan pikiran negatif untuk lewat dan berlalu. Cuekin. Setelah itu, mengisi dengan pikiran yang positif.

Salah satu cara termudah melakukannya ialah dengan membaca artikel motivasi yang bermanfaat di pagi hari. Pagi hari ialah saat yang tepat karena pikiran masih bersih, belum mendapat pengaruh buruk pendapat orang lain.

Bukalah sebuah blog motivasi di pagi hari sebelum membuka twitter atau FB. Ini akan mencegah pikiranmu menginstall gagasan negatif.

Terimakasih telah membaca blog sederhana ini. Aku tidak banyak tahu tentang motivasi, tetapi blog ini berasal dari pengalaman hidup ku.

Comments

  1. Aku setuju dengan 3 cara ini. Baru saja aku belajar mengenai pikiran negatif. Itu malah bikin penyakit hati. :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya.. Hati-hati memilih pikiran, Semoga sukses untuk setiap yang dikerjakan. :)

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Hal Sederhana Bisa Menjadi Sangat Luar Biasa - Cerita Dari Aljabar

Orang Berpendidikan Akan selalu Kalah Dalam Berdebat

Melakukan Kesalahan Adalah Kemajuan Penting Dalam Belajar